Saturday, December 13, 2008

Tangga nada Minor (Minor Scales)

Tangga nada minor
Tangga nada minor mempunyai pola
Jarak: W-H-W-W-H-W-W
Pola/rumusan : 1-2-b3-4-5-b6-b7-1
Dengan menggunakan C sebagai nada pokok(root) maka sebuah tangga nada C Minor akan membentuk oktaf menjadi:
Not: C-D-Eb-F-G-Ab-Bb-C
Pola berulang untuk oktaf berikutnya, lebih tinggi atau rendah
Tangga nada minor dalam kaitannya dengan mode identik dengan Aeolian, yang bisa mengekspresikan nada sedih, gundah, dst.
Pada gambar diatas letak C diberi warna hitam

Merangkai efek gitar (tips bagi pengguna stomp box)


Bagi pengguna efek stomp box, merangkai efek stomp box kadang memang menimbulkan pertanyaan “harus bagaimana saya merangkai efek gitar saya?”. Tidak ada aturan khusus mengenai hal itu. Tinggal kita bereksperimen saja dengan beberapa konfigurasi yang sesuai dengan keinginan kita.
Berikut beberapa konfigurasi yang bisa dicoba
  1. GITAR --> kompresor --> distorsi --> wah --> flanger --> chorus --> delay --> reverb --> AMPLI
  2. GITAR --> distorsi --> delay --> reverb--> AMPLI
  3. GITAR --> kompresor --> distorsi --> delay --> AMPLI
Konfigurasi ini bukanlah sebuah harga mati, tapi hanya sedikit gambaran. Jika ada yang belum mengetahui tentang macam-macam efek gitar bisa membaca http://budisapt.blogspot.com/2008/12/jenis-jenis-efek-gitar.html

Menggunakan teknologi untuk berkarya

Saya menjadi terinspirasi untuk menulis ini, ketika melihat Steve Vai ditayangkan di http://www.musician.com (note: saya lihatnya sudah lama dan saat ini sepertinya sudah ga ada videonya disitu) menggunakan teknologi komputer untuk mengaransir bahkan merekam konsep-konsep lagunya. Seorang musisi terbaik di duniapun juga menggunakan IT untuk mendukungnya dalam berkarya.
Saat ini, teknologi memungkinkan anda seorang diri untuk bisa mengarang lagu, menjadi arranger, produser, bahkan memasarkan hasil karya anda. Adapun kalau ingin disebarkan dan diproduksi secara massal, sebenarnya hal itu termasuk pilihan saja, mau berkarir di bidang musik atau tidak. Saat ini anda ditolak produserpun masih banyak jalan untuk bisa memulai lagi.
Saya contohkan misalnya anda punya ide lagu, wujudkan dengan gitar, masuk ke efek, masuk ke ampli dan computer, rekam konsep lagu anda, tambahkan instrument lainnya, mixing sendiri di komputer, edit secukupnya, setelah jadi lagu, pasarkan di internet.
Ini adalah hal yang luar biasa bila dilihat perkembangan internet seperti sekarang ini. Internet adalah pasar yang sangat luas, bahkan kita sendiripun kadang harus membatasi diri karena banyak kekurangan.
Dan bila dilihat perkembangannya, sekarang dunia mulai bergeser dari pola rekam analog recording(pita master), menjadi pola rekam digital recording, dengan berbagai alasan.
Anda mempunyai karya lagu bagus, masukkan di computer, bisa direkam, diedit, diputar lagi, tuliskan not hasil karya anda di software, setelah itu pasarkan di internet. Bukankah ini menjadi sesuatu yang luar biasa? Permasalahan akhirnya malah berkutat di teknologi, kadang kita juga kurang menguasai IT, tapi setidaknya dengan komputer mulai diajarkan di SD/SMP, kita optimis hal itu lambat laun kedepan akan teratasi. Dan banyak musisi Indonesia akan semakin maju dengan menguasai teknologi.
Ini hanyalah ungkapan saja sebagai rakyat Indonesia, berharap ke depan akan karya yang semakin baik dengan teknologi

Friday, December 12, 2008

Tangga nada Mayor(Major scales)


Tangga nada mayor(Major scales) paling banyak digunakan dalam musik. Saya ambil contoh dengan C mayor seperti pada pola pembentukan chord

Tangga nada mayor mempunyai
Pola: W-W-H-W-W-W-H
Not: C-D-E-F-G-A-B-C
Solmisasi: do-re-mi-fa-sol-la-si-do

Pola ini berulang untuk oktaf yang lebih tinggi atau rendah


W
W
H
W
W
W
H
C
D
E
F
G
A
B
C

Keterangan:
Antara C dan D misalnya mempunyai jarak penuh (whole step) sementara antara E dan F mempunyai jarak setengah. Pada gambar diatas letak C diberi warna hitam

Wednesday, December 10, 2008

Pendidikan musik Indonesia -- alternatif pilihan bagi orang tua

Bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya ke pendidikan musik. Alternatif bagi kita di Indonesia ada berbagai macam pilihan:
Ada berbagai cara belajar musik yang kita kenal:
1. Jalur informal: Otodidak, lembaga kursus, atau privat
2. Jalur formal: pendidikan musik tingkat menengah dan tinggi

A. Untuk jalur informal:
  1. Otodidak: belajar sendiri lewat media internet, buku, media seperti dvd, cd, kaset dst.
  2. Kursus: banyak kursus musik lewat lembaga pendidikan musik seperti Yamaha Musik Indonesia, maupun lewat media kursus privat dengan mengundang seorang guru musik ke rumah anda
B. Untuk jalur formal: di jalur formal, lebih teratur dan siswa punya banyak pilihan ketika keluar
  1. Untuk pendidikan musik tingkat menengah, di Yogyakarta sudah ada sekolah menengah musik Indonesia, ini masuk kategori SMK (kejuruan) dan diharapkan lulusannya bisa berkembang sendiri. Kalau di daerah lain sekolah menengah musik mungkin masih jarang, kecuali di kota-kota besar seperti di Jakarta atau Surabaya. Untuk seni tradisional seperti karawitan misalnya: juga sudah ada sekolah menengah karawitan di Yogyakarta
  2. Untuk pendidikan musik tingkat tinggi, ada alternatif pilihan di negeri dan swasta, untuk negeri: bisa di Institut Seni Indonesia(ISI), di Yogyakarta dan Surakarta(Solo), dan lainnya. Bahkan untuk pendidikan tinggi di Institut Seni, bukan cuma musik saja, tapi juga berbagai kesenian lain seperti drama, teater, film, tari dst. baik tradisional atau modern dan lulusannya juga lebih berkompeten karena ada sertifikasi lebih resmi
Demikanlah sekilas tentang pendidikan musik di Indonesia, pilihan tergantung pada orang tua dan anak sendiri. Mungkin untuk jadi profesi, tergantung rejeki masing-masing. Banyak faktor penyebab kegagalan di Indonesia kita ini, terlalu panjang untuk dibahas, dan (menurut saya) tidak begitu perlu, karena hanya menimbulkan rasa pesimis saja :).

Tuesday, December 9, 2008

Teknik string skipping

Beberapa tutorial video gitar mengajarkan tentang teknik string skipping, sebenarnya, apa sih string skipping itu?
Teknik string skipping adalah teknik mendapatkan suara dengan cara melewatkan/melompati satu atau beberapa senar gitar sekaligus. Kenapa ini menjadi sulit? karena teknik ini memang beresiko membunyikan senar lain yang bisa mengeluarkan not/suara yang tidak diinginkan. Menurut beberapa sumber, wikipedia(http://en.wikipedia.org) misalnya, para gitaris dulunya suka memainkan beberapa not di satu string dulu kemudian baru naik ke string atasnya, kemudian teknik ini berkembang menjadi string skipping seperti sekarang.
Satu tips sederhana tentang latihan string skipping misalnya: dengan alternate picking(down-up-down-->memainkan not triplets), mainkan senar 1(E tinggi), lompat ke senar 3(G), lalu senar 2(B) lompat ke senar 4(D), senar 3(G) lompat ke senar 5(B), senar 4(D) lompat ke senar 6(E rendah). Mainkan pola alternate picking yang sama, dalam hal ini down-up-down, di tiap senarnya.

Sunday, December 7, 2008

Jenis-jenis Efek Gitar

Setelah mempunyai efek gitar dengan membaca panduan di http://budisapt.blogspot.com/2007/12/tips-memilih-atau-membeli-efek-gitar.html he he he,
Saya ucapkan “Selamat, anda punya efek gitar baru(entah bekas, kalau bekas tetap dianggap baru juga, karena sangat berguna bagi kita :), atau benar-benar baru)”. Kita mulai bereksperimen dengan efek gitar. Untuk memulai, kita berkenalan dulu dengan efek gitar kesayangan kita :)
Jenis-jenis Efek Gitar bila dikategorikan(ada berbagai sumber kategori disini) menurut suara yang dihasilkan meliputi:
1. Efek dinamik: berlaku untuk apapun yang mempengaruhi volume gitar dalam jangka waktu tertentu. Macam-macam efek yang masuk kategori ini: Kompresi, Efek noise gate, Envelope shaping, Tremolo
Contoh Efek Tremolo:

2. Efek distorsi: adalah suara dari ampli valve, pedal overdrive dan berbagai efek ‘tube emulator” untuk membentuk suara suara yang lebih agresif. Macam-macam efek yang masuk kategori ini: Overdrive, Distorsi, Fuzz
Contoh Overdrive:

3. EQ dan efek filter: menyaring dan mereproduksi kembali kualitas nada. Macam-macam efek yang masuk kategori ini: Wah-wah, Equaliser grafik, Equaliser parametric, Efek Dynamic filter, Tone control, Talkbox
Contoh Wah Pedal:

4. Efek modulasi: berhubungan dengan pengubahan titi-nada(pitch), suara naik/turun, melengking dst. Macam-macam efek yang masuk kategori ini: Chorus, Phaser, Flanger, Ring modulator, Octaver, Pitch shift, Harmoniser, Doubling
Contoh Flanger
 

Membentuk chords augmented

Augmented chords dibentuk dengan pola:
1, 3, dan sharp 5. Dengan C sebagai root, nada 1 ditempati oleh C, 3 oleh E dan sharp 5 ditempati oleh nada G#. Gambar disamping adalah sebuah contoh chord Caugmented yang dinotasikan dengan Caug/C+.Anda juga bisa membuat chord augmented lainnya kan? Dicoba ya :)
x: mute strings (tidak dibunyikan)
1: jari telunjuk
2: jari tengah
3: jari manis

Membentuk chords diminished


Diminished chords dibentuk dengan pola: 1, flat 3, flat 5. Dengan C sebagai root, nada 1 ditempati oleh C, flat 3 oleh Eb(bisa disebut dengan D#, meski masih terjadi perdebatan disini) dan flat 5 ditempati oleh nada Gb(bisa disebut dengan F#). Gambar disamping adalah sebuah contoh chord diminished yang dinotasikan dengan Cdim. Tidak terlalu sulit untuk membuat sebuah chords diminished lainnya bukan? Cobalah :)

x: mute strings (tidak dibunyikan)
1: jari telunjuk
2: jari tengah
3: jari manis

mo beli digital tuner, apa yang bagus untuk saya?

Seorang teman xxx mengirim imel ke saya
T: Tanya
J: Jawaban saya

T: mas budi, kenalin nama saya xxx di xxxxx!
saya mau belajar gitar nih, truz mau beli digital tuner!
kira-kira tuner yang bagus merk'y apa ya? dan berapa harganya?
klo yang murah brp?
sekalian jelasin fiturnya!
terimakasih

J: Halo xxx
Mo belajar Gitar??? sip
Untuk digital tuner banyak merk yang ada di pasaran skrg, seperti Ibanez, FZone dst. Adalagi yang embedded dalam satu software komputer, yang bahkan bisa di download gratis.
Saran saya, kalo mo beli, lebih baik pake metrotuner(tuner metronome) saja, kenapa?, karena dengan metrotuner, kita bisa mendapatkan dua fungsi sekaligus, yaitu:
1. Tuner: untuk menstem gitar
2. Metronome: untuk mengukur tempo, dengan stabil, tentang metronome bisa kau baca di artikelku, ditulisan yang lalu di http://budisapt.blogspot.com/2008/10/memilih-dan-membeli-metronom-metronome.html . Ada penjelasan lebih detil tentang metronome disitu. Dengan metronome kita bisa mengukur kecepatan dengan tingkat akurasi yang tinggi, banyak dipakai oleh musisi profesional sekalipun. Untuk metronome, memang ada yang analog(harga lebih mahal) dan digital(harga lebih murah).

Gunakan Metrotuner(tuner metronome) saja
Di pasaran Indonesia, merk yang banyak beredar misalnya FZone, biasanya harganya lebih murah, sekitar Rp 140.000 bisa kau dapatkan di toko xxxxxxxx. Oke, sip, selamat belajar gitar

Pemain bas saya mengundurkan diri, beri solusi

Seorang teman xxxxx@xxxxx.com menulis di email
T: Pertanyaan
J: Jawaban saya

T
: Salam kenal mas.
Saya mw tanya
saya mempunya band dan saya seorang gitaris....jad kebetulan bulan desember kami main d sebuah acara musik tetapi, bassis kami mengundurkan diri...jadi niat saya kami akan main bertiga yaitu gitaris, drumer n vocali
yang saya mw tanya settingan efeck gitarnya yang pas seperti apa?agar sound gitarnya menutup suara bas?
apa sound bassnya di amplifire di tinggikan....atw bagaimana?
terima kasih sebelumnya...

J: Alo.. salam kenal juga Mas xxxxx
Sesuatu pekerjaan berat memang kalo harus menggantikan peran seorang pemain bass. Apalagi bila waktunya sudah mendesak. Ada beberapa alternatif untuk ini
1. Konsep Lagu:
Bila waktunya masih memungkinkan untuk mengubah aransemen, carilah lagu dengan konsep Gitar, Perkusi(dalam hal ini drum misalnya, atau bisa diganti pake alat perkusi lain), Vokal. Bisa akustik kalo memang perlu, contoh lagunya seperti "To Be With You"-MR. BIG atau "More than words"-Extreme, hal ini memungkinkan untuk mengurangi peran seorang bass player. Maksimalkan di gitar dan vokal(backing vokal jg berperan besar). Juga pada bagian solo gitar dibikin agak ritmik(bermain rythm) kalo perlu, jadi bisa menutup kesenjangan suara disitu.
2. Set up sound
Dengan menambah volume bass pada ampli dan efek gitar, tapi ini kayaknya juga bukan solusi yang baik dalam artian tidak maksimal, bisa saja ditambah, tapi tetap susah, akan kedengaran kosong pada bagian solo gitarnya, untuk menutup itu, anda sebagai gitaris mau tidak mau harus menghilangkan solo gitarnya dengan bermain rythm saja, bisa ditambah dengan sedikit improvisasi melodi. Ada efek untuk nambah suara bass ya, seperti metal zone, tapi ga maksimal juga.
3. Dropped Tuning
Stem gitar-nya lebih rendah dibawah standard tuning dan pada ampli dan efek ditambah bassnya, suara-nya menjadi lebih rendah. Efeknya di vokal akan jadi lebih sulit karena juga harus merendahkan suara(terlalu rendah vokal juga ga bagus-bila suara vokalisnya aslinya ga ngebass-bisa ga kedengaran)

Dari berbagai pendapat saya tadi, kayaknya yang paling bagus adalah solusi no 1, bila waktunya memungkinkan, sayang anda ga menjelaskan ada gitar akustik/engga dan juga waktunya masih ada/engga. Tapi kalo engga memungkinkan, solusi 2 dan 3 bisa menjadi pilihan. Selamat bermain, sukses yach...

Friday, December 5, 2008

Membentuk chords minor


Chord minor dibentuk dengan pola: 1-b3-5. Misalnya dengan tangga nada C mayor, dan kita ambil C sebagai root(nada pokok), maka pola yang terjadi adalah: nada 1, b3 dan 5 ditempati oleh not C, Eb dan G. Gambar disamping adalah sebuah contoh Chord C minor, ditulis notasi-nya dengan Cm. Silakan bentuk sebuah chord minor lainnya...
x: mute strings (tidak dibunyikan)
1: jari telunjuk
2: jari tengah
3: jari manis

Membentuk chords mayor


Dalam konteks pembicaraan kita tentang chords, mulai sekarang dan mendatang lebih banyak memakai tangga nada C mayor : C(1)-D(2)-E(3)-F(4)-G(5)-A(6)-B(7), karena lebih mudah dipahami dan luwes/fleksibel.
Chords mayor terdiri dari nada 1, 3 dan 5. Misalnya dengan tangga nada C mayor, dan kita ambil C sebagai root, maka pola yang terjadi adalah nada 1, 3 dan 5 ditempati oleh not C, E dan G(solmisasi: do, mi, sol). Dengan pola sama akan bisa dibentuk chord-chord mayor lainnya. Silakan dicoba :)

o: open strings
x: mute strings (tidak dibunyikan)
1: jari telunjuk
2: jari tengah
3: jari manis