Tuesday, January 6, 2009

Buat yang lagi kasmaran - lagu ini kayaknya cocok dech…

Bai de wei … buat teman-teman yang lagi kasmaran, jatuh cinta, dan sejenisnya (musisi, hacker dst. boleh kasmaran juga lho), ni lagu kayaknya pas banget de… cobain aja. Judulnya “My Valentine” oleh Jim Brickman. Sekalian menanggapi request dari seorang teman di Thailand, Rolly namanya, yang lagi merampungkan studi-nya di bioteknologi, semoga tambah sukses selalu aja. File-nya bentuk MIDI, nada dasarnya 1 = Des(Db) Mayor --> flat 5. Lagu ini bisa langsung dimainkan di keyboard(bagi yang ada keyboard dan mendukung format MIDI), bagi yang pengen tablatur versi guitar pro-nya, sudah tak ekspor ke format guitar pro. Bagi yang pengen partiturnya juga bisa… ni link-link untuk download-nya:
- My Valentine - Jim Brickman - MIDI file
- My Valentine - Jim Brickman - Guitar Pro(*.GP5) file
- My Valentine - Jim Brickman - Partitur Not Balok (format PDF)
Coba mainkan dengan didampingi oleh orang yang spesial bagi anda… kayaknya romantis bgt… , dijamin tambah lengket kalee yee… kayak perangko… hi hi hi.
Tulisan ini juga intermezzo untuk mengawali tahun 2009… biar ga tegang terus mikirin teknik-teknik gitar yang super susah pada artikel-artikel di blog ini di tahun 2008 lalu

Wednesday, December 31, 2008

Teknik Tapping Arpeggio (teknik tapping untuk memainkan arpeggio)

Tulisan ini sebagai jawaban pertanyaan kedua dari mas Awan di Lampung yang bertanya tentang jalur not di teknik two handed tapping. Sebelumnya, kita bahas dulu sedikit tentang tapping(bagi yang baru mengenal). Teknik tapping, dari istilah-nya diambil dari kata tap(bahasa Inggris) yang berarti mengetuk. Tapping dipopulerkan oleh gitaris Eddie Van Halen(bahkan ada yang mengatakan Eddie Van Halen sebagai penemu teknik ini—ada silang pendapat tentang hal ini). Two handed tapping adalah tapping dengan dua tangan, kiri dan kanan. Jari tangan kiri memainkan hammer-on atau pull off, sementara jari tangan kanan mengetuk(to tap) not lainnya. Tapping arpeggio (Arpeggios Tapping) adalah teknik tapping untuk memainkan not urut(arpeggio).
Balik ke pertanyaan mas Awan di Lampung: “…. satu lagi teknik two hand tapping q msh bingung rute notnya…dst.”.
Baik, sebagai contoh saya ambilkan 3 not yang berulang, potongan dari lagu “Eruption”-nya Van Halen yang melegenda(hello Eddie I’m your Fans :), thx for great lick for us to sing).
Pada potongan lick itu yang terjadi adalah sebuah arpeggio minor scale dengan not 1(root) yang ditempati oleh nada C#(senar 2 fret 2), not b3(flat third) yang ditempati oleh nada E(senar 2 fret 5) dan not 5(fifth-ingat kembali konsep triad) yang ditempati oleh nada G#(senar 2 fret 9), bentukan(progression) untuk sebuah akkord C#m (Eddie Van Halen memang jenius bgt lah!! cool man). Adapun untuk memainkannya, hammer on pada not C#(jari telunjuk kiri) dan E(jari kelingking kiri), tap(ketuk) pada G#. Untuk nge-tap bisa pake telunjuk kanan atau jari tengah kanan (terserah aja yang enak mana). Caranya ngetes supaya terdengar fals atau engga, ya picking aja, bandingkan nada G# pake tap dengan nada G# pake pick.
Buat mas Awan di Lampung, semoga ini bisa menjawab pertanyaannya … :), sekaligus sebagai catatan saya untuk menutup tahun 2008 dengan belajar lick dahsyat dari seorang guitar virtuoso Eddie Van Halen.

Monday, December 29, 2008

Arpeggio dengan teknik sweep picking

Arpeggio sebenarnya adalah rangkaian not(ada yang menyebut sebuah chord) yang dimainkan secara berurutan. Untuk memainkan arpeggio pada gitar tidak dengan cara digenjreng(strum) tetapi dengan cara picking(bisa pake pick atau petik) urut. Salah satu alat(tools) yang bisa kita pakai adalah sweep picking. Berikut satu contoh pattern untuk melatih jari kita memainkan sweep picking.

Pada fret ke-7 bunyikan dengan pola picking down-down-down-down lalu pindahkan jari satu persatu kemudian bunyikan dengan pola picking up-up-up-up. Jadi tidak sekali menempatkan jari kiri lalu digenjreng, akan tetapi jari telunjuk kiri - pick kanan – jari tengah kiri – pick kanan – jari manis kiri – pick kanan – jari kelingking kiri – pick kanan. Setelah itu pindah fret ke fret 9 misalnya, lakukan pola yang sama, juga tidak harus pada senar 2-3-4-5 seperti contoh, dalam hal ini saya pakai contoh senar 2-3-4-5 karena sekalian bisa berlatih menghasilkan suara jernih, karena ada resiko senar 1 dan 6 disitu yang harus diperhatikan. Pada dasarnya kita bisa berlatih di semua fret.Latih pelan dulu, lalu semakin meningkat cepat. Akan dihasilkan suara yang mengalir(fluid) dari gitar anda :), keren bo… he he he.
Kalau dikupas lebih jauh, teknik memainkan arpeggio gitar ada berbagai macam, misalnya one string arpeggio, two strings arpeggio dst. tapi belum kita bicarakan saat ini
Semoga ini juga bisa sekalian menjawab pertanyaan pertama dari seorang teman di Lampung, mas Awan namanya, yang bertanya tentang cara melancarkan sweep picking dan two hand tapping.

Saturday, December 27, 2008

Gitar dan Piano – sebuah perbandingan klasik

Lebih lanjut lagi bicara tentang gitar dan piano. Beberapa Gitaris seperti Eddie Van Halen, Paul Gilbert, Joe Satriani dst. Adalah pemain piano dan keyboard juga. Saya sendiri bukanlah seorang pemain piano atau keyboarder yang baik, hanya tau sedikit-sedikit saja, jangan dibandingkan dengan Derek Sherenian, Maxim, atau bahkan Richard Clayderman, jjjjjaaaaaauuuuhhhhhhhhhhhh baaaaaaannnngggggggeeeettt…sobat he he he.
Paul Gilbert(hello Paul, I’m your fans :) ) mengatakan dalam video tutorialnya yang berjudul Terryfying Guitar Trips bahwa lagu “Nothing But Love” diciptakan dengan piano, tapi diakhiri dengan gitar. Disitu dikatakan juga kalau salah satu kelebihan piano adalah: piano bisa dipakai untuk membentuk banyak chord yang bagus dan gitar dipilih Paul karena suaranya.
Bila kita urai lebih jauh perkataan Paul tadi memang benar karena untuk membentuk sebuah chord, Piano jelas lebih variatif karena dengan 10 jari bisa menghasilkan nada semua, sementara gitar hanya dengan 5 jari(sebagai catatan tambahan perlu diketahui juga bahwa teknik tapping gitar tercipta untuk mengatasi kesenjangan ini, maaf saya tidak menyertakan sumbernya karena sudah lupa darimana saya dapat ini). Akan tetapi, kelebihan gitar yang saya rasakan sampai sekarang adalah gitar bisa melatih kita untuk lebih peka terhadap nada, kalo kita bisa menstem gitar dengan baik, kita sudah berada pada wilayah peka nada.Kebanyakan piano harus distem oleh seorang tukang stem piano(catatan: tukang stem piano adalah suatu profesi yang langka), artinya, kita hanya terima jadi saja. Contoh lain bila kita membeli sebuah keyboard misalnya, nada itu sudah tercipta secara elektronis dari pabriknya, tinggal kita bunyikan saja. Mungkin ini yang membuat seorang pemain gitar lebih peka, karena biasa menstem gitarnya sendiri, lebih lanjut lagi. Bila belajar piano, sepertinya seorang pemain gitar akan lebih mudah menyesuaikan diri, daripada seorang pemain piano yang belajar gitar(karena harus belajar menyetem, menekan senar, memetik dst). Hal lain adalah masalah harga, gitar lebih murah daripada piano, ini mungkin yang membuat gitar lebih populer di masyarakat.
Sebagai penutup, saya tidak akan membahas ini lebih lanjut lagi karena bisa memancing perang dunia he he he. Setiap kita bebas menentukan instrument kita masing-masing mau Piano, Gitar, Drum atau lainnya, bebas… semua ada kelebihan dan kekurangan masing-masing, justru dengan kolaborasi itulah masing-masing bisa saling mengisi, sebagaimana kehidupan manusia yang penuh kedamaian dan harmoni dengan kerjasama.

Menstem Gitar dengan cara membandingkan dengan Piano

Seorang teman di Malaysia(ternyata blog ini dibaca sampai ke luar negeri juga :), membuat saya terpikir untuk menterjemahkan blog ini ke dalam bahasa Inggris), menelpon saya dan bertanya dengan logat melayu yang khas, tentang cara menstem gitar. Saya kemudian bertanya yang intinya di sana ada alat yang bisa dipakai perbandingan atau engga, misalnya garpu tala, dst. Bahkan ternyata teman tadi menjawab ada piano disana(saya tidak bertanya lebih jauh, bahwa yang dimaksud piano ini keyboard, organ atau grand accoustic piano dan sejenisnya, karena kebanyakan meski keyboard ya disebut piano, asumsi saya disini adalah piano sesungguhnya).Ini satu hal yang bagus sekali, karena ada alat yang bisa dipakai untuk acuan menstem.
Baik, langsung saja.


Dari gambar terlihat, bahwa senar E tinggi (no 1, high E) pada gitar sama dengan(=) nada E pada piano juga. Kemudian senar B pada gitar = nada B pada piano, senar G pada gitar = nada G pada piano. Senar D pada gitar = nada D pada piano. Senar A pada gitar = nada A pada piano. Senar E rendah(no 6, Low E) pada Gitar = nada E pada piano. Untuk menstem gitar, ya samakan saja nadanya, dengan piano, putar tuner gitar lebih kencang atau kendor sambil dipetik dan didengarkan hingga didapat nada yang sama dengan piano(tentunya ada seorang teman lagi yang membantu menekan tuts piano pada posisi nada seperti pada gambar), memang butuh kepekaan untuk membandingkan bunyi dalam hal ini, akan tetapi dengan sering berlatih, lama-lama juga bisa :).
Kenapa demikian? Karena hampir semua alat musik barat mengikuti standar yang sudah diakui internasional(nada A = 440 Hz, ada sejarahnya akan hal ini, menurut kesepakatan ahli-ahli fisika, tapi kita tidak membicarakan disini, terlalu panjang)
Adapun alat-alat musik etnis misalnya gamelan jawa, semuanya memiliki standar sendiri-sendiri.
Perlu diketahui juga bahwa middle C pada piano = nada C pada gitar(senar A fret 3). Buat teman di Malaysia yang menunggu ulasan saya, semoga ini bisa menjawab pertanyaan anda.

Wednesday, December 24, 2008

Tangga Nada Diminished(Diminished Scales)

Tangga nada diminished banyak dipakai sbg improvisasi lanjutan dari musik rock, heavy metal dan jazz(btw saya kurang tahu cara pengembangan detail dari tangga nada ini di jazz, karena ya memang tidak tahu banyak tentang jazz).
Polanya: W-H-W-H-W-H-W-H
Rumusan: 1-2-b3-4-b5-b6-6-7-8
Dengan menggunakan C sebagai root/nada pokok (btw saya lebih suka menyebut dengan istilah root daripada nada dasar). Sebuah tangga nada C Diminished akan membentuk pola not menjadi
Not: C-D-Eb-F-Gb-Ab-A-B-C

Scale(Tangga nada) apa yang harus dihapal? sebuah jawaban pertanyaan

Ada pertanyaan dari seorang teman di 021966xxxxx ke saya : "Scale apa y mas yg wajib dihapal?Thx.
Ini menarik, karena mengandung rasa ingin tahu yang besar dan menginginkan cara mudah untuk mempelajari tangga nada dengan cara menghapal. Karena bertanya lewat hp akhirnya saya kasih jawaban singkat: diatonis, pentatonis dan blues, padahal penjabaran dari tiga tangga nada itu luas sekali dan sebenarnya ada jawaban lebih panjang dibalik ini..
Bila kita urai lebih jauh lagi apakah tangga nada harus dihapal? jawaban saya lebih jauh lagi... yaitu tangga nada harus dimengerti... mengerti tidak mesti harus hapal, karena tangga nada dibangun atas rumusan jarak nada tertentu, kita hanya perlu sedikit menghapal rumusan itu dan hapal pun tidak menjamin nanti terus bisa berimprovisasi dengan itu, karena musik sebenarnya adalah suatu proses kreatif, tinggal kita mencari proses kreatif itu, dan menghasilkan suatu karya seni musik yang bagus.
Tentang tangga nada sendiri, seorang musisi jazz fusion dan rock progressive yang saya kagumi adalah Allan Holdsworth(dari http://en.wikipedia.org diceritakan kalau Eddie Van Halen juga dipengaruhi olehnya). Allan mempunyai pemahaman yang sangat baik tentang tangga nada. Saya pernah lihat tutorial videonya dan sampai sekarangpun belum sepenuhnya paham apa yang dikatakannya, disitu dibicarakan tentang pembentukan tangga nada turunan dari augmented dan diminished. Tapi yang saya petik dari situ adalah suatu proses kreatif yang luar biasa(kok bisa berpikir sampai kesitu ya??? :) he he he).

Tuesday, December 23, 2008

Tips mencari chord / akkord suatu lagu

Gimana sih cara mencari kunci suatu lagu? :), lagu ini kuncinya apa saja yach?, kunciku tak taruh mana yah(weks apa hubungannya????) he he he….
Bagi teman-teman pemula bermain gitar, bila kita mendengar suatu lagu, terbetik untuk memainkan lagu itu dengan gitar/alat musik sendiri, ketika kita mau mencari sendiri menjadi hal susah, karena banyak nada bersliweran di kepala kita, apalagi misalnya ada bunyi drum, bass, keyboard dst. Sehingga bagi yang pengen mudah ya beli aja buku lagu yang dijual di pinggir jalan/toko buku :), ga salah sih kalo yang pengen kayak gitu… bebas aja.
Persoalan untuk mencari sendiri chord suatu lagu adalah hal susah. Ini adalah persoalan yang melanda kita semua(termasuk saya), bahkan seorang musisi professional pun tidak serta merta langsung bisa mendapat detil suatu chord lagu dengan mudah, kenapa demikian?, karena pada dasarnya sebuah lagu adalah sebuah karya seni yang tersusun dari unsur-unsur nada yang menentukan kualitas seni musik(baik tradisional/modern) seorang musisi. Semakin tinggi tingkat kualitasnya(tingginya kualitas tidak melulu didasarkan pada laris/tidak-nya suatu lagu :) ada bahasan panjang masalah ini), maka akan semakin susah dicari nada-nada-nya contohnya : coba kita cari nada-nada yang dihasilkan oleh gitaris Steve Vai secara detil misalnya, ya tentu saja sangat susah. Meskipun demikian, ada beberapa hal umum yang bisa kita jadikan pedoman untuk mencari chord suatu lagu dengan gitar, asumsi saya, anda sudah mulai bisa sedikit-sedikit bermain gitar, kenal beberapa chord, dan bisa menstem gitar dengan baik(bila anda bisa menstem gitar dengan baik secara tidak sengaja anda sudah berada dalam wilayah kepekaan terhadap nada, dalam hal ini ada yang menyebut dengan istilah feeling nada):
a. Stem gitar anda dengan standar, karena kebanyakan lagu dimainkan dengan gitar standar, ada beberapa pengecualian tuning, tapi kita bahas di lain waktu saja, karena ini bahasan lebih lanjut. Kalau lupa cara menstem gitar standar bisa dilihat di http://budisapt.blogspot.com/2007/12/cara-menstem-senar-gitar-teknik-dasar.html
b. Dengarkan baik-baik, ulangi lagi sampai benar-benar paham, bedakan antara suara gitar dengan alat musik lain
c. Bagilah per bagian; dari intro, lirik(verse), chorus, bridge(bukan bridge gitar, bridge bagian lagu, bila ada), interlude/solo, Outtro, bila perlu, pecah lagi bagian-bagian itu menjadi lebih kecil lagi
d. Mulailah dengan bagian yang termudah dulu
e. Mulailah dengan tempo yang lambat, baru kemudian dipercepat, bila perlu gunakan metronome untuk membantu memperoleh tempo yang diinginkan
f. Bila perlu, rekam permainan anda, untuk melihat kemajuannya.
g. Satu hal terpenting lainnya adalah jangan memaksakan diri untuk sama persis seperti musisi aslinya, kecuali anda sudah benar-benar expert, karena kalau kita memaksakan diri rasanya seperti dihantui rasa penasaran terus menerus, yang membuat kita tidak pernah puas. Kita mau memaksakan diri seperti Yngwie misalnya, ya jelas beda lah, terlalu jauh sobat… dia kan musisi tingkat dunia, bukan persoalan mudah menjadi musisi tingkat dunia, banyak syarat yang harus dipenuhi untuk itu, bukan cuma masalah skill saja, ada banyak faktor, satu diantaranya adalah nasib :), percaya atau tidak/ silakan buktikan sendiri :p, he he he…:) )
Ada satu hal lagi yang sering dilupakan orang ketika mau mencari akor, atau bagian solo lagu, silahkan baca disini: http://budisapt.blogspot.com/2013/09/tonal-center.html 
Itulah sedikit tips untuk mencari chord lagu, sebagian yang saya tulis adalah pengalaman sendiri, mungkin diantara teman-teman ada yang punya pengalaman lain, mari kita berbagi

Monday, December 22, 2008

Tangga nada Blues (Blues Scales)


Tangga nada blues merupakan dasar improvisasi musik rock, jazz dan blues. Tangga nada blues memang bagus untuk dipakai berimprovisasi, banyak lick-lick dahsyat yang dihasilkan dari tangga nada ini. Hendrix, Jimmy Page, Eddie Van Halen, Slash, Clapton, Keith Richards, Jeff Beck, BB. King, dst sebagian contohnya. Tangga nada ini identik dengan tangga nada minor pentatonic, bedanya hanya ditambahkan dengan not blues (b5).
Pola: W-H-W-H-H-W-H-W
Rumusan: 1-b3-4-b5-5-b7-1
Dengan menggunakan C sebagai root/nada pokok (btw saya lebih suka menyebut dengan istilah root daripada nada dasar, karena kecenderungan nada dasar mengarah pada pola solmisasi saja, misalnya do = C, penyebutannya bisa beda-beda, nada 7(si) ada yang menyebut ti dst. Sehingga cenderung lebih susah dipahami). Sebuah tangga nada C blues akan membentuk pola not menjadi:
C-bE-F-bG-G-bB-C
Pola berulang untuk nada lebih rendah atau lebih tinggi

Wednesday, December 17, 2008

Tangga nada Harmonic Minor (Harmonic Minor Scales)


Tangga nada harmonic minor sebenarnya adalah pilihan lain dari bentuk-bentuk tangga nada minor, biasanya ada dalam musik-musik klasik dan jarang pada musik-musik popular. Tangga nada ini mempunyai pola
W-H-W-W-H-W-H-H
Rumusan: 1-2-b3-4-5-b6-7-8
Dengan menggunakan C sebagai root, pola not terbentuk menjadi
C-D-Eb-F-G-Ab-B-C
Pola berulang untuk oktaf lebih tinggi atau rendah

Tangga Nada Pentatonik Minor (minor pentatonic scales)


Tangga Nada Pentatonik Minor mempunyai pola
W-H-W-W-W-H-W
Rumusan: 1-b3-4-5-b7
Dengan menggunakan C sebagai root, sebuah tangga nada C minor pentatonic akan membentuk pola not menjadi
C-Eb-F-G-Bb-C
Pola berulang untuk nada lebih tinggi atau rendah

Berikut satu contoh video saya yang menggunakan tangga nada
Em Pentatonic
 

Tangga Nada Mayor Pentatonik (Major Pentatonic Scales)


Nada Pentatonik sebenarnya juga dibagi lagi menjadi mayor dan minor
Untuk pentatonik mayor mempunyai pola
W-W-W-H-W-W-H
Rumusan: 1-2-3-5-6-1
Dengan menggunakan C sebagai root, sebuah tangga nada C mayor pentatonik membentuk pola not menjadi
C-D-E-G-A-C
Pola berulang untuk nada lebih tinggi atau rendah
Karakter dari tangga nada pentatonic mayor adalah nada-nada yang jelas, bersih, kuat dan agresif
Contoh C Mayor pentatonik pada gambar bila anda mainkan seperti intro lagu “My Girl” dari The Temptations atau pada lagunya BIP yang judulnya “1001 puisi”

Monday, December 15, 2008

Tentang teknik improvisasi -- belajar dari musisi Jazz

Sekarang ini di toko-toko buku sudah mulai beredar buku-buku tentang teknik improvisasi pada gitar dan piano. Beberapa buku teknik itu mengajarkan teknik improvisasi jazz, hal yang menggembirakan bagi perkembangan jazz pada khususnya dan perkembangan musik Indonesia pada umumnya. Hal yang lebih membuka mata kita yang awam terhadap musik jazz. Saya sendiri cenderung lebih suka musik Rock, tapi saya juga menyukai musik Jazz. Kita tidak menutup mata terhadap perkembangan musik jazz Indonesia dari mulai era: Ireng Maulana, Buby Chen, Bill Saragih, Krakatau, Karimata, Indra(dan keluarga lesmana), Idang Rasyidi hingga masa-masa yang lebih baru seperti Tohpati, Balawan, Dewa Budjana, dan seterusnya.
Hal yang bisa kita petik dari Jazz adalah kebebasan berimprovisasi, beberapa aliran jazz seperti swing, bebop, fusion memang ada standar tertentu tapi klasifikasi ini bukanlah harga mati, improvisasi sesungguhnya terletak pada musisi-nya sendiri.

Teknik improvisasi yang diajarkan di buku-buku improvisasi sekarang ini, adalah hal bagus bagi kita semua. Mengajarkan kita berkreasi yang akhirnya mengarah ke produktivitas. Satu masukan lagi buat musisi Jazz: untuk lebih mengenalkan jazz ke masyarakat awam, usulan saya buku-buku tentang pembelajaran jazz sebaiknya semakin diperbanyak, sekarang sudah ada tetapi masih jumlahnya masih sedikit. Kita butuh pembelajaran lebih banyak lagi...