Wednesday, July 21, 2010

Guitar Workshop / Guitar Clinic Herman Li di Jogja


Guitar Workshop / Guitar Clinic: pada dasarnya adalah pertemuan informal dengan seorang musisi(gitaris), audiens bertanya gaya dan teknik dan juga cara untuk meningkatkan kemampuan mereka sendiri, musisi bisa menjalankan seluruh bagian, atau menunjukkan teknik-teknik tertentu. Pada 20 juli 2010 kemarin saya mengikuti Ibanez Guitar Clinic 2010 by Herman Li yg bertempat di Yogyakarta. 
Ada sekitar 1500an audiens yg hadir pada acara ini. Herman Li membawakan beberapa lagu dan juga ada sesi tanya jawab yg merupakan bagian terpenting dari suatu acara guitar workshop. Sebagai penerjemah adalah Balawan yg juga gitaris ngetop di tanah air.
Herman Li(http://www.hermanli.com/) sendiri adalah gitaris grup metal Dragon Force yg terkenal dengan teknik Sweep Picking, Tapping(two handed), penggunaan Whammy Bar yg "gila-gilaan" dan yang khas, dia menggunakan semacam cincin yg berfungsi sebagai effect processor pada tangan kanannya, bermain gitar sejak usia 16 tahun, memasukkan efek-efek suara video game pada permainan gitarnya.
Herman Li memakai gitar Ibanez EGEN18 TVF(Herman Li signature model), efek gitarnya pake rocktron, laptop mac(software-software kurang bisa saya lihat jelas), midi controller, mixer, amps, dan tidak semua efek gitarnya dia bawa.. itupun kemarin sudah cukup "menggetarkan" acara, hehe...
Banyak hal yang ditanyakan pada acara kemarin, saya sendiri sempat bertanya tentang gitaris yg berpengaruh pada gaya permainannya, sempat disebut nama Steve Vai, John Petrucci, Eric Johnson dan yg terpenting dia belajar dari banyak gitaris/musisi juga. Saya juga bertanya tentang teknik sweep picking dan legato yang dijawab langsung dengan demo dan mendapat applause yg cukup meriah. Untuk melatih sweep picking dimulai dengan pelan dulu, kemudian temponya berkembang, semakin cepat atau bervariasi. 
Herman sempat diminta Balawan untuk bawain lick gitaris lain, tapi dia bilang ga mau alasannya Dragon Force dan dia sendiri ga begitu suka cover lagu orang lain karena menurutnya tiap lagu punya soulnya sendiri-sendiri. Trs mslh headbang dia jg ga begitu suka melakukannya krn menjaga kontak mata dg audiens, jg utk kontrol permainan. Suka dengerin lagu "lembut" jg, biar ga pusing dengerin metal terus, hehe.., sempat nyebut eric johnson(http://www.ericjohnson.com/), dan guthrie govan(http://www.guthriegovan.co.uk/) juga yg didengarnya.
Tentang kecepatan bermain gitar, dia sendiri mengakui banyak gitaris yang lebih cepat. Ada juga yang menanyakan masalah steman gitar, dia jawab steman gitarnya standar (A=440Hz). Sempat bertanya, adakah diantara audiens yg pemain gitar? beberapa ada yg  mengacungkan tangan, termasuk saya, hehee...
Memuaskan acara kemarin, salut kepada penyelenggara. Selain undangan gratis, saya juga dapat tanda tangan, poster, dan juga buku list product Ibanez yg meliputi gitar, bass, ampli dan efek gitar. Hal-hal seperti inilah yg perlu diperbanyak di tanah air kita untuk semakin memacu kreatifitas kita semua.

Tuesday, July 13, 2010

10 scales Allan Holdsworth

Bagi yang belajar fusion Jazz/Progressive Rock tentu sudah tidak asing lagi dengan Allan Holdsworth, panutan sebagian besar gitaris dunia. Ini adalah 10 scale yg menurut Allan paling sering dipakai dan berguna. Saya tidak akan sok tahu untuk membahas ini satu persatu, masih sulit bagi saya untuk menerangkan scale-scale ini. Tergantung penangkapan masing-masing saja :), semoga berguna...



Daftar Pustaka/Notes/Additional Reference:
1992: REH Instructional: Allan Holdsworth (guitar instructional, reissued on dvd format in 2007)