Monday, September 20, 2010

Tips belajar membaca not balok

 Tulisan ini menjawab pertanyaan dari beberapa teman di fesbuk, yg menanyakan hal yg sama, btw saya tidak akan menuliskan seluruh teori not balok disini, karena memang banyak :),  kalau saya tulis bisa jadi satu buku sendiri :), tetapi akan saya berikan beberapa tips saja untuk lebih mudah memahami simbol/notasi musik standar ini. Untuk teori tentang not balok dapat dibaca disini: http://www.teoria.com/tutorials/reading/index.htm , ketika sudah mulai paham, bisa  mencoba beberapa tips yg saya berikan disini, untuk lebih mempercepat pemahaman:
-pelajari ketukan/ritme yg sederhana dulu, misal: tek-tek-tek-tek, tek-tek-tek-diam, tek-tek-diam-diam, dst. Atau ambil suatu lagu, ikuti suara snare drumnya: dalam hati, ucapkan, atau pake pulpen, kaki dst, hingga di otak kyk ada gambaran... langkah ketukan berikutnya dg tepat
-kenali simbol2/tanda2-nya: garis paranada, tanda kunci, birama, diam, harga not, tempo lambat/cepat, durasi not, ulang, natural, aksen, nada dasar dst. Not balok seperti huruf-huruf biasa itu, hanya saja artinya simbol-simbol suara/nada
-sedikit pelajari pembagian karena ada not 1, 1/2, 1/4, 1/8, 1/16, 6/8 dst.
-kenali posisinya pada garis paranada(staff)-- 5 garis nih, misal C major mulai dari garis paling bawah, cara ngingatnya: 1. not yg ada di garis, 2. not yg ada diantara garis. Not yg ada di garis adalah: E-G-B-D-F, sementara not yg diantara garis: F-A-C-E, mudah ngingatnya pake kata2: Every Good Boy Does Fine(utk not yg terletak di garis) dan FACE(utk not yg terletak diantara garis)
-seperti membaca huruf biasa, selain membaca, coba tulis juga, dg menulis akan lebih mudah ingat
-untuk not2 yg terlalu tinggi/rendah diluar garis paranada memang agak sulit, karena kita musti bisa memperkirakan posisinya, ada tambah, kurang atau pembagian saja matematikanya :), atau sedikit hapalan, mudah2an ga rumit2 bgt.. :)
-baca2 buku musik atau materi ttg not balok di internet,  pilih yg ada suaranya, sehingga kita benar2 paham, kebanyakan buku tentang not balok cuman tulisan saja, tanpa suara, makanya agak susah dipahami

-tentang tanda kres(#) dan mol(b) mayor, kalo susah hapalin aja :), bila ada tanda yg lebih banyak, balik lagi   ke awal:
  kres
  1#, G = 1
  2#, D = 1
  3#, A = 1
  4#, E = 1
  5#, B = 1
  6#, F# = 1
  mol
  1b, F = 1
  2b, Bb = 1
  3b, Eb = 1
  4b, Ab = 1
  5b, Db = 1
  6b, Gb = 1

-akan lebih susah kalo sudah mulai praktek pake alat musik, karena posisi not tiap alat musik bisa beda ketika dituliskan pada garis paranada, tapi bisa dipelajari, dengan sabar dan tekun :)
 

Thursday, August 5, 2010

Passing Note (not penghubung)

Dalam menerapkan scale untuk soloing, kadang-kadang juga ada nada-nada yang diluar scale, ni yg kadang-kadang jadi hambatan kita juga, untuk menentukan seorang musisi memakai scale/tangga nada apa. Pernah baca/dengar dia pake mixolydian misalnya, waktu dicari ternyata "beda".. :). Nah adalagi konsep yg namanya passing note, passing note ini adalah nada diluar scale yg digunakan sebagai penghubung untuk "berpindah" ke scale atau bahkan chord berikutnya..
Pada skala C mayor diatonis (C-D-E-F-G-A-B-C) misalnya, passing notesnya bisa C#, D#, F#, G#, A#
Selain sebagai penghubung, juga untuk dipakai untuk memperindah musik. Ni menurut saya sih, kalau kita sebut sebagai penghubung sepertinya terbatas hanya sebagai "jembatan" saja, lebih enak nyebutnya pakai "outside scale" saja.. :), karena kalau dimainkan memberi kesan "diluar".